You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jalan Sudirman Arah MH Thamrin Banyak Yang Rusak
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Jalan Sudirman-MH Thamrin Rusak Parah

Pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan MH Thamrin harus ekstra hati-hati.

Kalau di depan Ratu Plaza sudah sekitar satu tahun belum pernah diperbaiki. Sedangkan di titik lainnya lainnya sudah sekitar tiga bulan lalu

Pantauan Beritajakarta.com, titik jalan rusak di kawasan ini tersebar mulai dari depan Ratu Plaza, lapangan golf Senayan, Wisma Sudirman Intiland Tower dan Wisma Nugra Santana. Panjang dan lebar kerusakan jalan tersebut bervariasi antara dua hingga tiga meter.

Tanto (40) salah satu tukang ojek mengatakan kerusakan jalan di kawasan itu telah berlangsung sejak lama dan tak kunjung juga diperbaiki. Padahal, kondisinya sangat membahayakan pengendara motor, khususnya pada malam hari.

Jalan Rusak di Cawang Mulai Diperbaiki

"Kalau di depan Ratu Plaza sudah sekitar satu tahun belum pernah diperbaiki. Sedangkan di titik lainnya lainnya sudah sekitar tiga bulan lalu," katanya saat ditemui di Jalan Jenderal Sudirman, Jumat (1/4).

Ia berharap, kerusakan di sepanjang ruas jalan ini bisa segera diperbaiki instansi terkait. Mengingat, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut sangat padat saat jam kerja.

"Sebelum ada yang jatuh, sebaiknya segera diperbaiki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11801 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1359 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1319 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1004 personBudhi Firmansyah Surapati